Beranda Artikel Abdul Muis Konsultasi

Cara Bikin NIB Gratis di OSS: Panduan Santai untuk Pelaku Usaha Pemula

NIB itu gratis dan bisa diurus online. Ini fungsi NIB, apa yang perlu disiapkan, dan langkah membuatnya di OSS sesuai aturan terbaru PP 28/2025.

Abdul Muis
Abdul Muis · 2 menit baca

Kalau kamu jualan makanan rumahan, buka jasa jahit, atau punya toko online, cepat atau lambat kamu akan butuh NIB (Nomor Induk Berusaha). Kabar baiknya: NIB gratis dan bisa diurus sendiri dari HP atau laptop.

Apa itu NIB?

NIB adalah identitas resmi pelaku usaha yang terbit lewat sistem OSS (Online Single Submission) di oss.go.id. Sejak 5 Juni 2025, aturan perizinan berusaha berbasis risiko mengacu pada PP Nomor 28 Tahun 2025 yang menggantikan PP Nomor 5 Tahun 2021. Satu pelaku usaha hanya boleh punya satu NIB.

Untuk usaha mikro dan kecil dengan risiko rendah, NIB berlaku sebagai perizinan tunggal. Artinya, NIB sudah menjadi legalitas untuk menjalankan usaha. Kalau risikonya menengah atau tinggi, selain NIB kamu juga perlu sertifikat standar dan/atau izin.

Manfaat punya NIB

  • Usaha tercatat resmi dan lebih dipercaya pembeli maupun mitra.
  • Syarat untuk mengajukan sertifikat halal, pendaftaran merek, hingga pinjaman usaha.
  • Memudahkan ikut program pemerintah, pameran, dan pengadaan.

Yang perlu disiapkan

  • NIK/KTP dan email aktif serta nomor HP.
  • Alamat lokasi usaha.
  • Bidang usaha dan kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang sesuai.
  • Perkiraan modal usaha dan jumlah tenaga kerja.

Langkah membuat NIB

  1. Buka oss.go.id, pilih Daftar, lalu buat akun sesuai jenis pelaku usaha (orang perseorangan atau badan usaha).
  2. Aktivasi akun lewat email, lalu masuk dan lengkapi data profil.
  3. Pilih menu perizinan berusaha, isi data usaha, dan tambahkan kode KBLI.
  4. Isi data lokasi. Untuk usaha mikro risiko rendah, persetujuan lokasi umumnya cukup dengan pernyataan mandiri.
  5. Periksa ringkasan, centang pernyataan, lalu terbitkan NIB. Simpan dan cetak dokumennya.

Tips biar tidak salah

  • Pilih KBLI dengan teliti. KBLI menentukan tingkat risiko dan izin lanjutan yang kamu butuhkan.
  • Gunakan email yang benar-benar kamu kelola, karena semua notifikasi dikirim ke sana.
  • Kalau usaha berkembang atau bidangnya bertambah, perbarui data di OSS.

Masih bingung memilih KBLI atau ingin sekalian diurus sampai PT Perorangan, halal, dan merek? Saya bisa bantu supaya kamu tinggal fokus jualan.

Bermanfaat? Bagikan ke teman & keluarga:

Baca juga

BagikanKonsultasi