Beranda Artikel Abdul Muis Konsultasi

Cara Hitung HPP dan Harga Jual Biar Usaha Nggak Rugi Diam-diam

Laku keras tapi uang nggak pernah kumpul? Bisa jadi harga jualmu salah hitung. Ini cara menghitung HPP dan harga jual dengan contoh angka.

Abdul Muis
Abdul Muis · 2 menit baca

Banyak pelaku usaha merasa jualannya ramai, tapi saat dihitung akhir bulan uangnya entah ke mana. Salah satu penyebab paling sering adalah harga jual yang ditentukan berdasarkan perasaan, bukan hitungan.

Apa itu HPP?

HPP (Harga Pokok Penjualan) adalah total biaya untuk menghasilkan satu produk. Kalau HPP-mu Rp8.000 dan kamu jual Rp9.000, kelihatannya untung, padahal belum tentu cukup untuk menutup biaya lain.

Komponen biaya yang wajib dihitung

  • Bahan baku langsung (tepung, gula, kemasan, stiker).
  • Tenaga kerja, termasuk gajimu sendiri. Jangan bekerja gratis untuk usahamu!
  • Biaya overhead: gas, listrik, air, sewa, penyusutan alat, ongkos kirim bahan.
  • Biaya penjualan: potongan marketplace, biaya iklan, promo.

Contoh hitungan sederhana

Misalnya kamu membuat 100 toples kue kering dalam satu kali produksi:

  • Bahan baku dan kemasan: Rp1.200.000
  • Tenaga kerja: Rp400.000
  • Gas, listrik, penyusutan alat: Rp150.000
  • Total biaya produksi: Rp1.750.000

Maka HPP per toples = Rp1.750.000 ÷ 100 = Rp17.500.

Kalau kamu ingin margin keuntungan 30% dari harga jual, rumusnya: Harga jual = HPP ÷ (1 − 30%) = Rp17.500 ÷ 0,7 = Rp25.000.

Kalau dijual lewat marketplace yang memotong, misalnya 10%, perhitungkan juga: Rp17.500 ÷ (1 − 0,3 − 0,1) = sekitar Rp29.200, lalu bulatkan menjadi Rp29.000 atau Rp30.000.

Kesalahan umum

  • Tidak menghitung gaji sendiri dan biaya kemasan.
  • Mengikuti harga pesaing tanpa tahu struktur biayanya.
  • Lupa bahwa harga bahan bisa naik. Tinjau HPP minimal tiap tiga bulan.
  • Promo diskon besar tanpa menghitung apakah masih di atas HPP.

Tips menjaga margin tetap sehat

  • Beli bahan dalam jumlah lebih besar jika memungkinkan.
  • Buat paket bundling untuk menaikkan nilai transaksi.
  • Bangun brand yang kuat, karena produk dengan brand yang dipercaya bisa dijual dengan harga lebih baik.

Mau dibantu menyusun rencana usaha, hitungan modal, sampai strategi jualan? Konsultasi awal gratis.

Bermanfaat? Bagikan ke teman & keluarga:

Baca juga

BagikanKonsultasi